Pandemi Covid-19
Apa itu Covid?
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.
Ciri-ciri virus corona hampir mirip dengan gejala flu, di antaranya:
- Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius
- Batuk kering
- Lemas
- Sakit tenggorokan
- Sesak atau kesulitan bernapas
- Sakit kepala
Pola hidup sehat dan bersih sebenarnya sudah diimbau sejak lama, namun kebiasaan ini baru benar- benar diterapkan sejak pandemi Covid-19 terjadi. Berikut ini pola hidup sehat dan bersih yang sebaiknya tetap kita lakukan:
- Perbanyak asupan makanan bergizi.
- Cukupi kebutuhan air putih.
- Olahraga rutin.
- Istirahat cukup.
- Bantu dengan multivitamin.
- Gunakan masker ketika pergi keluar rumah.
- Terapkan physical distancing.
- Cuci tangan rutin.
- Bersihkan permukaan benda dengan disinfektan.
Dampak Politik
1. Perubahan Kebijakan Imigrasi
2. Dikeluarkannya kebijakan PSBB
3. Dikeluarkannya Kebijakan New Normal
4. Penundaan Pilkada Serentak
5. Wacana Reshufle Kabinet
Dampak Ekonomi.
Sektor Ekonomi mengalami krisis yang cukup besar sejak pandemi terjadi. Pembatasan masa membuat tidak sedikit usaha yang gulung tikar. Pariwisata ditutup. Layanan umum hanya memperbolehkan kunjungan yang dibatasi dengan ketat. Bisnis memiliki masalah pengiriman. Perdagangan dan Investasi turun jauh. Penerbangan dikurangi secara maksimal. Pembatasan Sosial Berskala Besar menyebabkan tidak hanya Indonesia, melainkan Dunia mengalami krisis ekonomi.
Sumber: Jurnal Benefita 5(2)
Gambar 1. Outbreaks Affected Both Equity and Fixed Income Market
Lebih dalam tentang kondisi politik dan ekonomi, klik di sini.
Dampak pada Penggunaan Listrik
Pada masa pandemi ini penggunaan listrik di rumah tangga meningkat dikarenakan adanya sistem pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sedangkan untuk industri, bisnis dan hotel turun. Sekolah yang awalnya dilakukan di sekolah sekarang dilakukan tanpa bertatap muka atau online, sehingga penggunaan listrik dalam rumah tangga meningkat karena mayoritas pelajar menggunakan barang elektronik seperti laptop, handphone, komputer, televisi, dan lain lain. Tidak hanya itu, pendingin ruangan seperti ac dan kipas angin juga lebih sering digunakan. Kita harus pintat-pintar dalam melakukan penghematan.
Oleh karena itu, bagaimanapun kondisinya, kita harus selalu bersyukur dan bekerja keras.
خير الناس أنفعهم للناس
Tapi, kerja keras juga perlu teknik yang tepat agar berjalan dengan lebih baik. Apalagi dalam krisis ekonomi seperti saat ini, kita perlu melakukan inovasi dalam berbisnis dan berusaha.
Seperti melakukan usaha di bidang online, bekerja sama dengan perusahaan lain, dan/atau melakukan promosi dengan cara yang lebih kreatif. Misalnya, bagi seorang blogger, anda bisa :
- Promosi Menggunakan Mesin pencari (Search Engine)
- Menulis Judul yang Menarik
- Promosi di media sosial
- Tag Teman dan Partner anda
- Kerja Sama dengan Blogger Lain
- Kunjungi dan tinggalkan komentar di blog yang populer
Selain Ekonomi, ada bidang lain yang juga tak kalah sibuknya dalam mengatasi Pandemi ini. Sudah pasti, bidang Kesehatan. Sejak akhir Februari, tingkat korban Covid-19 di Indonesia mulai terus bertambah. Karantina dilakukan, tes rapid di sosialisasikan ke banyak daerah.
Korban virus Corona sendiri diberitakan dalam bentuk grafik harian, dan bagan pasien. Kemudian dapat diakumulasikan dalam sebuah statistik kasus. Seperti yang digunakan oleh satuan tugas Covid-19 dalam laman resminya, corona.jogjaprov.go.id
Apakah korban covid dapat diperkirakan? Dalam matematika binomial, terdapat materi peluang di mana kemungkinan jika hanya terdiri dari dua (misal sembuh atau meninggal) dapat diperkirakan dengan rumus.
q= peluang meninggal = 0,04
p= peluang sembuh = 1-q =1-0,04= 0,96
n= 17 (banyak pasien)
x= pasien sembuh
Melihat dampak Covid-19 yang begitu besar, tak sedikit orang yang berusaha menciptakan alat-alat canggih dengan tujuan membantu situasi saat ini. Seperti :
- Non-PCR diagnostic test/ Rapid Detection Test (RDT) Covid-19
- PCR Test Kit
- Penggunaan AI untuk penanganan Covid-19
- Whole Genome Sequencing (WGS)
- Emergency Ventilator
- Aplikasi Covid Track
- Mobile Lab BSL-2
- #DiRumahAja
- Konsumsi makanan sehat untuk meningkatkan imun
- Kurangi konsumsi minuman beralkohol dan bergula
- Aktifitas fisik minimal 30 menit tiap hari
- Jika bekerja di rumah, tiap 30 menit, istirahatlah dengan peregangan dan bangkit dari posisi duduk.
- Berhenti merokok. Merokok dapat meningkatkan infeksi virus corona dan memperparah komplikasi akibat Covid-19
- Jika anda merasa stres, bingung, atau takut, bicarakan pada orang yang Anda kenal atau Anda percaya dapat membantu.
- Saling mengingatkan diantara keluarga, tetangga, teman, dan saudara. Rasa kasih sayang juga obat.
- Beribadah, membaca buku, mendengarkan musik, menonton film, dan jangan cemas.
- Tetap belajar dan lakukan hobi Anda dari rumah.
- Dengar dan ikuti anjuran pemerintah yang disiarkan secara resmi.



Komentar
Posting Komentar