Pandemi Covid-19


Apa itu Covid?

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. 

Ciri-ciri virus corona hampir mirip dengan gejala flu, di antaranya:

  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius
  • Batuk kering
  • Lemas
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak atau kesulitan bernapas
  • Sakit kepala

Pola hidup sehat dan bersih sebenarnya sudah diimbau sejak lama, namun kebiasaan ini baru benar- benar diterapkan sejak pandemi Covid-19 terjadi. Berikut ini pola hidup sehat dan bersih yang sebaiknya tetap kita lakukan:

  • Perbanyak asupan makanan bergizi. 
  • Cukupi kebutuhan air putih. 
  • Olahraga rutin.
  • Istirahat cukup. 
  • Bantu dengan multivitamin. 
  • Gunakan masker ketika pergi keluar rumah.
  • Terapkan physical distancing. 
  • Cuci tangan rutin. 
  • Bersihkan permukaan benda dengan disinfektan. 
Ingin tahu lebih lanjut tentang cara menjaga kesehatan fisik? Klik di sini


Melihat Covid-19 sudah menyebar hingga seluruh benua, termasuk ke negara kita, bagaimana cara menyikapinya dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara? 
Tentu penyakit ini membuat kehidupan berbangsa dan bernegara kita menjadi berubah dikarenakan penyakit ini dapat menular ke orang lain dengan mudah. Karena itu, pemerintah membuat himbauan kepada masyarakat agar menaati beberapa protokol kesehatan di masa pandemi ini.

Namun masih banyak orang yang tidak peduli dan menganggap penyakit ini tidak mematikan. Sebagai masyarakat yang berbangsa dan bernegara kita seharusnya merefleksikan kehidupan ini dengan membantu upaya pemerintah dalam mengurangi dan mencegah bertambah banyaknya pasien. lebih lanjut. 


Apakah merefleksikannya ke kehidupan berbangsa sepenting itu? Iya doong. Karena, pandemi ini juga berpengaruh ke politik dan ekonomi negara kita. Lalu, Apa aja dampaknya?

Dampak Politik

     1. Perubahan Kebijakan Imigrasi 

     2. Dikeluarkannya kebijakan PSBB

     3. Dikeluarkannya Kebijakan New Normal

     4. Penundaan Pilkada Serentak

     5. Wacana Reshufle Kabinet    

Dampak Ekonomi. 

     Sektor Ekonomi mengalami krisis yang cukup besar sejak pandemi terjadi. Pembatasan masa membuat tidak sedikit usaha yang gulung tikar. Pariwisata ditutup. Layanan umum hanya memperbolehkan kunjungan yang dibatasi dengan ketat. Bisnis memiliki masalah pengiriman. Perdagangan dan Investasi turun jauh. Penerbangan dikurangi secara maksimal. Pembatasan Sosial Berskala Besar menyebabkan tidak hanya Indonesia, melainkan Dunia mengalami krisis ekonomi. 


Sumber: Jurnal Benefita 5(2)

Gambar 1. Outbreaks Affected Both Equity and Fixed Income Market

Lebih dalam tentang kondisi politik dan ekonomi, klik di sini.

Dampak pada Penggunaan Listrik

Pada masa pandemi ini penggunaan listrik di rumah tangga meningkat dikarenakan adanya sistem pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sedangkan untuk industri, bisnis dan hotel turun. Sekolah yang awalnya dilakukan di sekolah sekarang dilakukan tanpa bertatap muka atau online, sehingga penggunaan listrik dalam rumah tangga meningkat karena mayoritas pelajar menggunakan barang elektronik seperti laptop, handphone, komputer, televisi, dan lain lain. Tidak hanya itu, pendingin ruangan seperti ac dan kipas angin juga lebih sering digunakan. Kita harus pintat-pintar dalam melakukan penghematan. 

Lebih lanjut. 

Oleh karena itu, bagaimanapun kondisinya, kita harus selalu bersyukur dan bekerja keras. 

Seperti yang diterangkan dalam sebuah hadist : 

خير الناس أنفعهم للناس 

yang artinya adalah "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain”(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no: 3289).


Tapi, kerja keras juga perlu teknik yang tepat agar berjalan dengan lebih baik. Apalagi dalam krisis ekonomi seperti saat ini, kita perlu melakukan inovasi dalam berbisnis dan berusaha.

Seperti melakukan usaha di bidang online, bekerja sama dengan perusahaan lain, dan/atau melakukan promosi dengan cara yang lebih kreatif. Misalnya, bagi seorang blogger, anda bisa : 

  1. Promosi Menggunakan Mesin pencari (Search Engine)
  2. Menulis Judul yang Menarik
  3. Promosi di media sosial 
  4. Tag Teman dan Partner anda
  5. Kerja Sama dengan Blogger Lain
  6. Kunjungi dan tinggalkan komentar di blog yang populer

Lebih lanjut

Selain Ekonomi, ada bidang lain yang juga tak kalah sibuknya dalam mengatasi Pandemi ini. Sudah pasti, bidang Kesehatan. Sejak akhir Februari, tingkat korban Covid-19 di Indonesia mulai terus bertambah. Karantina dilakukan, tes rapid di sosialisasikan ke banyak daerah. 

Korban virus Corona sendiri diberitakan dalam bentuk grafik harian, dan bagan pasien. Kemudian dapat diakumulasikan dalam sebuah statistik kasus. Seperti yang digunakan oleh satuan tugas Covid-19 dalam laman resminya, corona.jogjaprov.go.id


Apakah korban covid dapat diperkirakan? Dalam matematika binomial, terdapat materi peluang di mana kemungkinan jika hanya terdiri dari dua (misal sembuh atau meninggal) dapat diperkirakan dengan rumus. 



q= peluang meninggal = 0,04

p= peluang sembuh = 1-q =1-0,04= 0,96

n= 17 (banyak pasien)

x= pasien sembuh

lebih lanjut


Melihat dampak Covid-19 yang begitu besar, tak sedikit orang yang berusaha menciptakan alat-alat canggih dengan tujuan membantu situasi saat ini. Seperti : 

  1. Non-PCR diagnostic test/ Rapid Detection Test (RDT) Covid-19
  2. PCR Test Kit
  3. Penggunaan AI untuk penanganan Covid-19
  4. Whole Genome Sequencing (WGS) 
  5. Emergency Ventilator
  6. Aplikasi Covid Track
  7. Mobile Lab BSL-2

dan masih banyak lagi di sini. 

Teknologi-teknologi tadi membantu mengatasi akibat yang terjadi. Tapi, seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Karenanya, pemetintah dan pusat kesehatan menerapkan kebijakan untuk cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kedua benda inu dapat menghancurkan virus corona lho, tapi bagaimana bisa?

Yuk simak video ini

Untuk lebih lanjut mengenai unsur yang berperan dalam sabun dan hand sanitizer, baca artikel ini

Tapi bagaimana dengan pasien yang telah terjangkit? Atau Cara untuk Mencegah Pandemi Ini Terjadi lagi?

Untuk permasalahan ini, ilmuan dari berbagai penjuru dunia sedang melakukan penelitian untuk menciptakan vaksin. Sebelum membahas tentang vaksin, mari simak cara virus corona masuk ke tubuh kita di sini


Vaksin COVID-19 akan merangsang sistem imunitas untuk membuat zat kekebalan tubuh (antibodi) yang bertahan cukup lama. Zat ini nantinya akan melawan antigen dari patogen (virus corona) COVID-19 masuk ke dalam tubuh. Lebih lengkap.

Tapi sampai saat ini, belum ada vaksin resmi dan dibuktikan mampu mencegah penularan covid-19. Korban jiwa masih terus bertambah setiap harinya. Dalam pulau jawa di mana adat jawa masih terus berjalan, upacara-upacara harus diundur sementara waktu untuk mencegah penularan. Biarpun begitu, ada dua upacara yang tidak bisa ditiadakan begitu saja. 

Upacara Pernikahan dan Upacara Kematian. Karena pandemi ini, kedua upacara ini perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi, menerapkan protokol kesehatan, dan mengurangi pertemuan masa. Beberapa kasus tertentu bahkan harus dengan cara tersendiri. Lebih lanjut. 

Tapi ternyata, covid-19 ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik dan berdampak materi dan atau korban saja. Virus ini juga memberikan dampak pada kesehatan mental. Perubahan kebiasaan sehari-hari serta miniminya pertemuan dengan orang lain menyebabkan beberapa orang merasa tertekan dan atau sedih. Karena itu, kita juga harus menjaga kesehatan mental dan fisik kita selama pandemi. Dengan cara:
  1. #DiRumahAja
  2. Konsumsi makanan sehat untuk meningkatkan imun
  3. Kurangi konsumsi minuman beralkohol dan bergula
  4. Aktifitas fisik minimal 30 menit tiap hari
  5. Jika bekerja di rumah, tiap 30 menit, istirahatlah dengan peregangan dan bangkit dari posisi duduk.
  6. Berhenti merokok. Merokok dapat meningkatkan infeksi virus corona dan memperparah komplikasi akibat Covid-19
  7. Jika anda merasa stres, bingung, atau takut, bicarakan pada orang yang Anda kenal atau Anda percaya dapat membantu.
  8. Saling mengingatkan diantara keluarga, tetangga, teman, dan saudara. Rasa kasih sayang juga obat.
  9. Beribadah, membaca buku, mendengarkan musik, menonton film, dan jangan cemas.
  10. Tetap belajar dan lakukan hobi Anda dari rumah.
  11. Dengar dan ikuti anjuran pemerintah yang disiarkan secara resmi.

Jadi, sebagai pelajar, kita tetap harus belajar meskipun kita tidak lagi berangkat ke sekolah dan bertemu bapak ibu guru secara langsung. Untuk itu, yuk kita belajar tentang Noun Phrase.

Noun phrase is a new noun constructed of various kinds of words strung together. Instead of becoming a sentence, it becomes a new noun. Noun phrase is usually used when just one word is less specific to describe a noun. The use of noun phrase is expected to make information a noun more complete. As example, just put this article as subject. Let see here

Itu tadi atikel dari kelompok kami. Terimakasih telah membacanya sampai sini. Ada saran untuk artikel ini? Silakan tinggalkan komentar. 


Salam - Adel, Agung, Galih, Marshell, Madhon, Ikki. 

-Versi Inggris - "Corona Virus Disease"




Komentar

Postingan Populer